Ukuran Standar Tangga Ideal yang Nyaman

Apakah kamu tahu berapa ukuran tangga ideal? fungsi tangga memang menjadi hal yang sangat penting untuk sebuah bangunan yang mempunyai lantai lebih dari satu.

Sebagai media yang menghubungkan antar lantai tangga merupakan hal pokok yang harus ada, meskipun sudah ada eskalator / elevator. Tetapi dalam keadaan darurat jika terjadi mati listrik atau gempa pasti penghuni harus memakai tangga.

Oleh sebab itu selain fungsi utama tangga yang perlu diperhatikan juga adalah ukuran tangga ideal dan sesuai standar.

Tujuan untuk membuat tangga dengan ukuran standar adalah membuat nyaman penghuni dan memenuhi standar keamanan.

Pada artikel kali ini kami akan membahas lebih detail tentang tangga mulai dari komponen / bagian pada tangga sampai dengan ukuran standar tangga.

Nama Bagian Pada Area Tangga

Bagian-bagian tangga secara umum sama sekalipun bentuknya berbeda-beda. Berikut ini bagian tangga agar menjadikannya lebih aman: 

1. Pondasi Tangga / Ibu Tangga  

Pondasi Tangga 

Pondasi tangga adalah dasar tumpuan (landasan) agar tangga tidak mengalami penurunan dan pergeseran.

Pondasi tangga bisa dari pasangan batu kali, beton bertulang, atau kombinasi dari kedua bahan tersebut. Selain itu, bisa juga dari pelat baja, baja profil canal, kayu atau besi. 

Pondasi tangga bisa disebut juga sebagai ibu tangga karena berfungsi sebagai pendukung anak tangga.

2. Anak Tangga 

Yang kedua adalah anak tangga, seperti gambar diatas. Anak tangga berfungsi sebagai tumpuan / pijakan telapak kaki.

Anak tangga terdiri dari dua bagian, yaitu bagian horizontal (pijakan datar) disebut juga dengan nama Tread dan vertikal (pijakan untuk langkah naik) disebut juga dengan nama Riser

Ukuran lebar anak tangga untuk rumah berkisar antara 20-33 cm lalu untuk bagian vertikal langkah atasnya berkisar antara 15-18 cm. 

3. Railing Tangga 

Railing tangga atau pagar tangga adalah sebuah bagian dari tangga yang berfungsi sebagai pegangan dan pengaman agar orang tidak jatuh.

Ada beberapa jenis material railing tangga yang umum dipakai seperti railing tangga kayu, railing tangga besi hollow, railing tangga stainless, railing tangga besi tempa dan beberapa jenis material lainnya.

Selain bagian dari sistem pengaman, railing membantu dan mempermudah penggunaan tangga sebagai jalur sirkulasi horizontal.

Bentuknya berbagai macam, tapi yang umum bisa berupa batang ( baluster ) yang dipasang kuat pada ibu tangga dan sepanjang anak tangga untuk bertumpunya tangan agar orang turun naik tangga merasa lebih aman. 

4. Bordes Tangga

Bordes merupakan area datar di antara anak – anak tangga sebagai tempat beristirahat sejenak. Biasanya, bordes dipasang pada bagian sudut tempat peralihan arah tangga yang berbelok.

Saat ini bordes memiliki tiga model, yaitu bordes tangga lurus. Bordes tangga berbentuk L, dan bordes tangga berbentuk U. 

Ukuran bordes sendiri berbeda-beda tergantung peruntukan bangunannya. Misalnya, untuk rumah tinggal, lebar bordes antara 80 – 100 cm dan untuk bangunan umum, lebar bordesnya dibuat antara 120 – 200 cm.  

5. Baluster

Baluster adalah kumpulan tiang vertikal yang mengisi bagian antara handrail dan shoerail yang berfungsi sebagai sistem pengaman untuk orang yang menggunakan tangga. 

6. Handrail

Handrail atau pegangan tangan adalah susur yang dirancang untuk digenggam agar dapat memberikan keamanan atau topangan. Susur tangan biasanya digunakan untuk menopang tubuh atau menahan pakaian di kamar mandi atau di tempat yang serupa.

7. Shoe Rail

Shoe Rail adalah bagian bawah dari satu set baluster dan handrail yang berfungsi menopang agar pegangan tangan ini lebih kokoh.

8. Newel

Newel adalah tiang vertikal yang memisahkan antar satu balustrade dengan balustrade lainnya.

9. Riser

Riser ialah ketinggian vertikal untuk setiap langkah dalam tangga. Cara menentukan detail tangga satu ini adalah dengan membagi total ketinggian lantai total dengan jumlah anak tangga yang dimiliki desain tangga.

10. Tread / going

Tread / going merupakan komponen horizontal dan mendatar dari langkah tangga di mana seseorang berjalan menapak.

Spesifikasi Standar Ukuran Tangga Ideal 

Berikut ini spesifikasi ukuran tangga yang sesuai sehingga mudah untuk kamu gunakan:

1. Kemiringan Tangga

Kemiringan tangga pada rumah tangga umumnya 24 – 42 derajat. Pada situasi tertentu terkadang tangga memiliki kemiringan melebihi 42 derajat. 

Untuk situasi seperti ini, komponen going atau tread harus minimal 280mm. Lalu batas menuju tangga yang berada di atas kepala minimum harus 2 meter. 

2. Jumlah Anak Tangga 

Jumlah anak tangga disesuaikan dengan lebar rumah. Ukuran tangga yang disarankan adalah panjang 90cm, lebar 25 – 30cm, dan tinggi 15 – 18cm, dengan jumlah anak tangga adalah 15 – 20 buah.

Untuk tangga rumah tinggal dengan jumlah anak tangga melebihi 36 anak tangga pada satu jalur umumnya harus memiliki minimal satu nosing atau bordes untuk membuat tangga tetap nyaman digunakan. 

3. Lebar Tangga

Pada bagian lebarnya nanti menyesuaikan dengan jumlah pengguna yang nantinya melintas di waktu bersamaan. Misalnya:

  • Tangga yang umumnya dipakai satu orang, maka ukuran lebar yang ideal yaitu 70 cm sampai dengan 90 cm.
  • Jika umumnya pengguna tangga tersebut dua orang baik yang searah maupun berlawanan arah, ukuran ideal yang membuat nyaman yaitu sekitar 120 cm sampai dengan 150 cm.
  • Kemudian jika tangga tersebut umumnya dilintasi 3 orang atau lebih, maka kami menyarankan agar lebar tangganya dibuat berukuran minimal 180 cm atau lebih

Perlu kamu ingat bahwa ketika menentukan lebar tangga, kamu juga harus memperkirakan mobilitas barang yang kemungkinan akan melewati tangga tersebut. misalnya, kursi, lemari, meja, dan sebagainya. Pada gedung biasanya sudah ada tangga khusus maupun lift yang memang dikhususkan untuk barang.

4. Lebar Anak Tangga ( aantrade )

Untuk lebar anak tangga yang disarankan yaitu melebihi dari lebar telapak kaki untuk orang dewasa. Ukuran tangga yang standar yaitu 27 cm sampai 35 cm. Tujuannya agar tangga terasa nyaman ketika dipijak. Terkait lebar aantrada atau anak tangga yang sekiranya nyaman bagi orang asia:

  • Jika rumah pribadi, sebaiknya lebar anak tangga antara 27 cm sampai dengan 35 cm
  • Kemudian jika gedung maupun fasilitas umum, lebarnya antara 30 cm sampai dengan 35 cm

5. Tinggi Anak Tangga (optrade)

Kemudian untuk tinggi anak tangga atau optrade paling aman sekitar 15 cm sampai 28 cm. Ukuran tersebut terasa nyaman baik untuk remaja maupun orang dewasa yang memiliki tinggi badan minimal 150 cm. Jika nanti anak tangga cenderung terlalu tinggi bisa mengakibatkan kaki terasa berat serta sakit pada saat melangkah naik atau turun dari tangga tersebut.

6. Ukuran Railing atau Pagar Tangga

Ukuran railing tangga juga harus kamu perhatikan. Pemasangan railing sangat penting jika tangga yang akan kamu bangun mempunyai lebih dari lima anak tangga. Terkait ukuran railing idealnya yaitu 70 cm sampai dengan 90 cm. 

Hal ini karena fungsinya sebagai pengaman agar kamu tidak jatuh ketika melewati tangga tersebut. selain itu, jarak antar batang juga harus diperhatikan. Ukuran idealnya adalah 15 cm sampai dengan 20 cm sehingga anak-anak pun tidak bisa melewatinya.

7. Menentukan Bordes

Bordes diperlukan sebagai tempat untuk istirahat sejenak saat menaiki tangga, terutama bagi orang tua yang lanjut usia.

Tentu menaiki tangga butuh tenaga ekstra, ukuran bordes tangga beragam lebarnya sekitar 80 cm s/d 120 cm. Pastinya ukurannya harus disesuaikan dengan lokasi dan kebutuhan.

8. Posisi Letak Tangga

Hal yang perlu jadi perhatian selain ukuran tangga adalah posisi atau letak tangga. Posisi tangga harus tepat dan mudah diakses oleh penghuni rumah.

Posisi tangga juga harus diperhatikan dari segi aspek pencahayaan, dengan adanya jendela pada area tangga akan membuat area tangga menjadi lebih terang.

Hal ini tentu akan menghemat biaya listrik di rumah Anda. Selain pencahayaan lokasi yang mudah diakses dan terlihat dari berbagai tempat juga sangat penting.

Standar posisi ideal letak tangga tak lebih dari 20 m dari ruang paling ujung.

Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dari sisi aksesbilitas penghuni dan juga sebagai sarana evakuasi bila terjadi musibah, seperti gempa, kebakaran dan tsunami.

9. Material tangga

Terdapat banyak pilihan material. Tentukan tema yang ingin ditampilkan dalam struktur tangga yang ingin dibangun.

Jika ingin memberikan kesan alami, bisa memilih material kayu sebagai bahan struktur bangunan tangga.

Beton sampai saat ini masih mendominasi sebagai material tangga yang paling banyak diaplikasikan, dengan lantai keramik sebagai finisingnya.

Pertimbangannya adalah kepraktisan dan kemudahan perawatan.

Berikut ini beberapa  pilihan material yang dapat dipilih dengan finishingnya :

  • Tangga dari kayu menggunakan struktur beton yang finishingnya dilapisi lantai dari kayu (parket). Jika menggunakan konstruksi kayu, disarankan agar menggunakan kayu jati karena lebih tahan lama dan memberikan kesan hangat.
  • Tangga beton dengan finishing lantai keramik atau batu alam. Tangga dengan finishing batu alam biasanya diaplikasikan untuk outdoor.
  • Tangga dengan material besi, tangga besi biasanya tidak dibuat di tempat dan merupakan produk custom (pesan terlebih dahulu) yang disesuaikan dengan ukuran ruang yang tersedia.

Cara Menghitung Ukuran Tangga Rumah dengan Tinggi 3 Meter

Untuk menghitung ukuran tangga 3 meter sebenarnya sangat mudah. Kamu dapat menentukannya melalui total anak tangga menggunakan rumus sederhana. Rumus yang kamu gunakan yaitu total tinggi tangga dibagi tinggi dari setiap anak tangga.

Misalnya tangga memiliki tinggi 300 cm atau 3 meter. Kemudian anak tangganya memiliki ketinggian 18 cm. Perlu diingat kembali ukuran tinggi anak tangga berkisar 15 – 18 cm.

Cara menghitungnya yaitu 300 / 18 sehingga hasilnya 15 anak tangga.

Contoh yang lain adalah tangga berukuran 3 meter serta tinggi setiap anak tangga 17.64 cm. Untuk menghitung jumlah anak tangga berarti 300 / 17.6 = 17 anak tangga.

Kemudian untuk menghitung panjang tangga yang dibutuhkan tinggal kali jumlah anak tangga dan lebar minimal anak tangga 17 x 28 cm = 476 cm.

Contoh perhitungan diatas merupakan ukuran tangga yang nyaman dan aman, jika panjang area tangga tidak cukup anda bisa membuat tangga bentuk U seperti dibawah ini :

Dan berikut ini ukuran tangga model U, yang membedakan dengan tangga model lurus adalah pada tangga model U terdapat bordess.

DAPATKAN HARGA MENARIK DARI KAMI:

Wangsa Design Spesialis Besi Tempa klasik dan minimalis menawarkan jasa pembuatan produk pagar besi tempa berkualitas dan profesional. Silahkan menghubungi kami untuk informasi harga dan dapatkan diskon menarik